Tak Penat Belajar , 3 Siswa Habiskan Liburan Lewat Program Belajar Bersama Maestro 2019

“Belajar, belajar, belajar, Sukses.” Merupakan salah satu jargon andalan Bina Siswa SMA Plus. Selain untuk memotivasi, jargon ini layaknya sebuah doa akan target pencapaian. Di mana saat kita sudah belajar dengan sangat maka hasilnya pun tidak akan berkhianat. Jargon ini seolah membangkitkan semangat mencari jati diri, pencapaian, pengalaman juga tak lupa semata-mata ditujukan untuk meraih keridhoan-Nya.

Setiap orang bisa menjadi guru dan setiap tempat bisa menjadi sekolah, tapi coba bayangkan, saat kita bisa mempelajari suatu hal yang kita senangi langsung pada sang ahli? Hmm, menyenangkan bukan?

Salah satu program kegiatan Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Belajar Bersama Maestro merupakan sebuah wadah bagi para peserta didik untuk terlibat langsung dalam proses kreatif dan keseharian para maestro Indonesia. Melalui kegiatan ini, peserta didik akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi tatap muka dan memperoleh pelajaran hidup yang berharga dari kehidupan Maestro. Selain bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai seni dan kebudayaan, Belajar Bersama Maestro juga diharapkan mampu membentuk dan memperkuat jati diri peserta didik sebagai penentu karakter bangsa di masa depan. Kegiatan ini  sudah dimulai sejak tahun 2015. Tahun 2019 kali ini, melibatkan 20 Maestro seni dari 8 provinsi di Indonesia dan 300 peserta didik kelas X dan XI SMA/SMK/se-derajat baik negeri maupun swasta dari 34 (tiga puluh empat) provinsi.

Lagi-lagi 3 siswa-siswi Bina Siswa SMA PLUS kembali torehkan prestasi, mereka diantaranya adalah Lukman Ali, Amalia Mazyahaq, dan Maulana. Mereka berkesempatan  mempelajari seni secara langsung pada sang maestro. Hal ini tidak luput dari kerja keras mereka yang mereka lakoni. Program ini dilaksanakan pada tanggal 1 – 14 Juli 2019. Peserta yang lolos seleksi dan telah melakukan konfirmasi/daftar ulang akan mulai melaksanakan kegiatan Belajar Bersama Maestro 2019 di lokasi masing-masing Maestro yang telah dipilih.

“Kita harus keluar dari comfort zone, yang artinya kita gak bisa terus-terusan menerima apa yang ada di sekitar, kita harus mencari jati diri kita sendiri dalam bidang apa mampunya. Jangan terus melihat orang lain yang sudah berhasil, buktikan bahwa kita juga bisa,” ungkap salah satu peserta, Lukman Ali.

Penulis :Abina

Editor    :Nade

Respond For " Tak Penat Belajar , 3 Siswa Habiskan Liburan Lewat Program Belajar Bersama Maestro 2019 "